wirania swasty

co-branding

Jpeg

Chitato rasa Mi goreng

Bagi yang suka cemilan, tentunya sudah pernah coba Chitato rasa Indomie Mi goreng dong? Kripik yang diproduksi oleh Indofood ini mengeluarkan varian rasa terbaru yaitu rasa Mi goreng! Indomie rasa Mi Goreng  sendiri memang cukup populer terutama buat anak kost yang ingin masak secara praktis. Ketika Indofood mengeluarkan Chitato rasa Indomie Mi goreng, tentunya inovasi rasa ini menambah keingintahuan khalayak, yang ingin mencoba sensasi makan mie goreng dalam bentuk kripik! Strategi ini dalam ilmu branding dikenal dengan istilah co-branding.

Co-branding disebut juga brand bundling atau brand aliansi. Strategi branding yang satu ini terjadi ketika dua brand atau lebih  digabungkan menjadi satu produk bersama atau dipasarkan bersama-sama dalam beberapa cara.[i] Lalu, apa sih keuntungannya? Jelas, dengan menerapkan strategi branding ini, keuntungan utama adalah produk dapat diposisikan secara unik dan membuat poin-perbedaan atau unique selling proportition  yang lebih menarik daripada merek yang ada sebelumnya. Tentu saja hal ini dapat membuka kesempatan dalam meraih pelanggan baru serta  meningkatkan penjualan yang lebih besar.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana membuat co-brand yang kuat. Kedua merek yang ada, dalam kasus ini Chitato dan Indofood, harus memiliki brand awareness yang memadai; asosiasi yang cukup kuat dan unik; serta memiliki judgment dan feeling pelanggan yang positif. Agar program pemasaran gabungan dapat dimaksimalkan, yang paling penting adalah kesesuaian antara kedua merek, yang dibundling tersebut. Dengan demikian, strategi ini dapat meminimalkan kerugian yang mungkin timbul. [ii] Contoh lain dari co-brand ini adalah Rinso-Molto yang dikeluarkan oleh Unilever.

 

Diskusi

Sebutkan produk atau service lain yang menggunakan strategi branding co-branding ini?

 

[i] Keller, Kevin Lane, 2013. Strategic Brand Management 4th Global Ed. Boston: Pearson

[ii] Rao, Akshay R. 1997. “Strategic Brand Alliances,” Journal of Brand Management 5, no. 2 : 111–119.

Leave a Reply

%d bloggers like this: