wirania swasty

Planning -Manajemen Strategis

Apakah itu strategi? Menurut Michael E. Porter (1996), seorang professor dari Harvard University dalam sebuah tulisan jurnalnya, strategi adalah penciptaan posisi yang unik dan bernilai, meliputi berbagai kegiatan. Esensi dari strategi adalah memilih untuk membuat kinerja yang berbeda dengan competitor. Strategi diartikan juga sebagai rencana yang menyeluruh untuk mencapai tujuan organisasi (Griffin & Ebert, 2000). Dengan demikian, perencanaan strategis (strategic planning) yakni mengidentifikasi peluang baru untuk pertumbuhan dan memastikan bahwa semua manajer memiliki tujuan yang sama (Becker dan Freeman, 2006).

Terdapat tiga komponen strategi antara lain:

  • Kompetensi yg berbeda; Sesuatu yg dimiliki oleh organisasi yang mana organisasi tsb melakukannya lebih baik dibanding kompetitornya
  • Ruang lingkup bisnis; Lingkungan tempat beraktivitas (lokal, regional, internasional)
  • Distribusi sumber daya; bagaimana memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dalam menerapkan strategi.

Proses penyusunan strategi dimulai dengan penilaian keperluan penyusunan strategi, dilanjutkan analisis situasi eksternal & internal, kemudian pemilihan strategi dan diakhiri Implementasi. Berikut adalah bagan kerangka perumusan strategi yang diawali dengan analisis situasi eksternal dan internal.

kerangka perumusan strategi

(Wheelen & Hunger, 2010)

 

Adapun strategi dikelompokkan dalam tiga tingkat:

  • Tingkat korporasi/ Corporate-level strategy
  • Tingkat bisnis/ Business-level strategy
  • Tingkat fungsional/ Functional-level strategy

STRATEGI TINGKAT KORPORASI

Strategi di tingkat korporasi terutama tentang pilihan arah untuk perusahaan secara keseluruhan dan pengelolaan portofolio bisnis atau produk (Rumelt et al, 1994). Strategi di tingkt ini termasuk keputusan mengenai aliran sumber daya keuangan dan lainnya ke dan dari lini produk perusahaan dan unit bisnis (Wheelen & Hunger, 2010).

Strategi di tingkat korporasi dikelompokkan ke dalam tiga (Wheelen & Hunger (2010); Ireland, Hoskisson, and Hitt. 2011) yaitu:

A. Strategi Direksional

  • Orientasi keseluruhan perusahaan terhadap pertumbuhan, stabilitas, atau penghematan
  • Strategi direksional sendiri terdapat tiga:
    1. Strategi Pertumbuhan memperluas kegiatan perusahaan.
    2. Strategi Stabilitas membuat tidak ada perubahan aktivitas perusahaan saat ini.
    3. Strategi Penghematan mengurangi tingkat perusahaan dari kegiatan.

Strategi pertumbuhan sendiri terdiri dari pertumbuhan konsentrasi dan diversifikasi. Strategi pertumbuhan konsentrasi dimulai dari pertbumuhan vertical dan ketika bisnis sudah berkembang, dapat dilakukan strategi pertumbuhan horizontal.

  1. Pertumbuhan Vertikal
    1. Integrasi ke belakang (mundur pada rantai nilai industri)
    2. Integrasi ke depan (maju pada rantai nilai industri)
  2. Pertumbuhan Horisontal
    1. Ekspor: pengiriman barang yang diproduksi di negara asal perusahaan ke negara lain untuk pemasaran
    2. Lisensi: pemberian hak ke perusahaan lain untuk memproduksi dan atau menjual produk.
    3. Franchising: pemberian hak kepada perusahaan lain untuk membuka toko ritel menggunakan nama dan sistem operasi franchisor
    4. Joint Ventures: penggabungan sumber daya dan keahlian yang dibutuhkan untuk mengembangkan produk baru atau teknologi
    5. Akuisisi: membeli perusahaan lain yang sudah beroperasi di bidang itu

Masih membahas stategi pertumbuhan, selain konsentrasi terdapat pula strategi pertumbuhan diversifikasi, sebagaimana diuraikan dalam bagan di bawah ini:

strategi pertumbuhan diversifikasi

 

B. Strategi Portofolio

  • Selain direksional, strategi di tingkat korporasi ini mencakup strategi portofolio, yakni industri atau pasar di mana perusahaan bersaing melalui produk dan bisnis unit
matriks BCG

(sumber gambar: www.tradeyouredge.com)

Terdapat management tool untuk menganaisa strategi portofolio ini. yang pertama adalah matriks BCG. Disebut demikian karena diperkenalkan oleh konsultan bisnis Boston Consulting Group (BCG). Matriks ini sering dipergunakan untuk menganalisa portofolio  (produk-produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan). Matriks ini  menempatkan produk-produk di dalam bagan (yang dibagi dalam empat kelompok) sesuai dengan pertumbuhan pasar dan pangsa pasarnyya masing-masing. Dengan demikian, perusahaan dapat mengidentifikasi produk mana yang menjadi unggulan atau mana yang sebaiknya ditinggalkan/ tidak diproduksi lagi.

 

 

Matriks GE

(Wheelen & Hunger, 2010;  Diambil dari Strategic Management in GE, Corporate Planning and Development -General Electric Corporation)

 

 

Tool lain yang dapat digunakan adalah matriks GE. Matriks ini terbagi ke dalam Sembilan kelompok, dilihat berdasarkan ketertarikan industri dan kekuatan bisnis/ posisi kompetitif masing-masing produk yang dimiliki suatu perusahaan. Matriks ini pertama kali digunakanoleh perusahaan General Electric (GE) sehingga dikenal denggan nama matriks GE.

 

 

 

 

C. Strategi Induk

  • Cara di mana manajemen mengkoordinasikan kegiatan dan sumber daya transfer dan memupuk kemampuan di antara lini produk dan unit bisnis.
  • memandang perusahaan dalam hal sumber daya dan kemampuan yang dapat digunakan untuk membangun nilai unit usaha serta menghasilkan sinergi di seluruh unit bisnis

 

STRATEGI TINGKAT BISNIS

Strategi Tingkat Bisnis dapat dibagi ke dalam tiga kelompok, sebagaimana dikemukakan oleh ahli strategi Prof.  Michael E. Porter sebagai berikut:

  • Strategi keunggulan biaya/ Cost-Leadership
    • menghasilkan barang/ jasa dengan fitur yang dapat diterima oleh pelanggan pada biaya terendah, relatif terhadap pesaing
  • Strategi Diferensiasi
    • menghasilkan barang / jasa (dengan biaya diterima) yg berbeda
  • Strategi fokus
    • menghasilkan barang / jasa yang melayani kebutuhan segmen kompetitif tertentu.

 

STRATEGI TINGKAT FUNGSIONAL

Yang terakhir adalah strategi tingkat fungsional yang merupakan pendekatan area fungsional yang diperlukan untuk mencapai tujuan dan strategi perusahaan dan unit bisnis dengan memaksimalkan produktivitas sumber daya. Strategi di tingkat fungsional ini dikelompokkan ke dalam departemen- departemen fungsional yang terdapat dalam manajemen itu sendiri antara lain marketing, keuangan, operasi dan sebagainya.

ansoff matrix

(Gambar: Ansoff, 1957)

 

 

Strategi pemasaran dapat dianalisis dengan management tool yang dikenal sebagai Matriks Pertumbuhan Ansoff. Matriks ini melihat produk dan market yang disesuaikan dengan kondisi apakah itu yang ada atau baru. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih apakah akan meluncurkan produk baru di market yang ada, atau sebaliknya memasarkan produk yang ada di market baru.

 

 

 

 

Strategi keuangan mengkaji implikasi keuangan dari pilihan strategis perusahaan dan tingkat bisnis serta mengidentifikasi tindakan keuangan terbaik.

  • leveraged buyout: dibiayai sebagian besar oleh utang, biasanya diperoleh dari sebuah pihak ketiga, seperti perusahaan asuransi atau seorang bankir investasi.
  • Merger: Kombinasi dari dua atau lebih perusahaan, umumnya dengan menawarkan para pemegang saham dari sekuritas satu perusahaan di perusahaan memperoleh imbalan penyerahan saham mereka.

Adapun strategi operasional mencakup bagaimana dan di mana produk atau jasa yang akan diproduksi, tingkat integrasi vertikal dalam proses produksi, penyebaran sumber daya fisik, dan hubungan dengan pemasok.


 

Daftar Pustaka

  • Ansoff, Igor. 1957. Strategies for Diversification. Boston: Harvard Business Review.
  • Becker, W. M. and Freeman, W. M. 2006. “Going from Global Trends to Corporate Strategy,” McKinsey Quarterly Number 2, pp. 17–27.
  • Griffin, R. W. and Ebert, R. J. 2000. Business Essentials– 3rd International Edition. New Jersey: Prentice Hall
  • Ireland, R. D., Hoskisson, R. E. and Hitt, M. A., 2011. The Management of Strategy: Concepts & Cases. 9th Edition. South-Western Cengage Learning
  • Porter, M. E. 1996. “What is Strategy?” Harvard Business Review74, no. 6 (November–December 1996): 61–78.
  • Rumelt, R.P., Schendel, D.E. and Teece, D.J., 1994. “Fundamental Issues in Strategy,” in Fundamental Issues in Strategy: A Research Agenda, Boston: HBS Press, p.42
  • Sule, E. T., and Saefullah, K. 2010. Pengantar Manajemen- Edisi Pertama. Jakakta: Prenada Media Group.
  • Wheelen, Thomas L., Hunger, J David., 2010. Strategic Management and Business Policy – Achieving Sustainability Twelfth Edition. New Jersey: Pearson.

Leave a Reply

%d bloggers like this: